TOP STORIES

Kamis, 30/08/2012 12:15 WIB   |  
Home > Entertainment > Movie

Opera Budaya Batak

Arga Do Bona ni Pinasa Kembali Dipentaskan

Oleh : Donda Naibaho
Chocky, Bonar Gultom dan Zizi
Foto : Donda
Ghiboo.com - Opera yang mengangkat cerita budaya batak dan tokoh bernama Gorga akan segera dipentaskan.

Opera budaya batak berjudul Arga Do Bona ni Pinasa ini akan digelar pada 1-2 September 2012, di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta.

Opera Arga Do Bona ni Pinasa sebelumnya sudah pernah sukses digelar pada tahun 1969. Bahkan, opera ini sudah pernah menghibur para pemimpin negara sahabat. Seperti, Raja Boudouin (Belgia) pada tahun 1974, Prince Bernard (Belanda) tahun 1973, Perdana Menteri Lee Kuan Yew (Singapura) tahun 1975.

43 tahun berlalu, akhirnya opera ini pun kembali dipentaskan. Sang sutradara, sekaligus pemeran tokoh utama opera Arga Do Bona ni Pinasa versi aslinya, Bonar Gultom menjelaskan, opera versi barunya akan dipentaskan tanpa menghilangkan keaslian dari cerita sebelumnya.

"Yang akan kami mainkan ulang besok itu adalah asli, apa adanya 43 tahun yang lalu. Di sini kami ingin memberitahukan masyarakat, apa yang kami tampilkan dulu, ternyata bisa memenuhi perkembangan jaman, tanpa mengurangi keindahannya."

"Perbedaannya hanya, opera ini dulu ditampilkan menjadi dua seri, sekarang dua seri itu kita gabungkan menjadi satu dengan durasi dua setengah jam," ucap Bonar Gultom saat jumpa pers di Marley's Cafe, Jakarta, Rabu (29/8).

Peran utama pria dan wanita opera Arga Do Bona Ni Pinasa ini diperankan oleh presenter kondang Choky Sitohang dan Putri Indonesia tahun 2008, Zivanna Letisha Siregar, atau biasa disapa Zizi.

Kedua selebritis berdarah batak ini pun berbagi cerita tentang tokoh yang mereka perankan.

"Saya begitu tertarik dengan tokoh Gorga ini, karena sedikit banyak sikap patriotik yang ditunjukkan Gorga. Bagaimana dia mencintai keluarganya, sehingga apapun yang dia lakukan di luar daerahnya, senantiasa akan berujung kembali pada keluarganya," ujar Choky .

Seperti yang dijelaskan Choky, Zizi pun menceritakan perannya dalam opera. "Sebenarnya ada beberapa kandidat yang diajukan Pak Bonar, publik figur lainnya tapi pilihan jatuh kepada saya. Saya tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Di sini saya berperan sebagai Marlinang. Marlinang ini adalah sosok yang setia menurut saya, karena dia adalah pasangan dari Gorga," tambah Zizi.  

Opera Arga Do Bona ni Pinasa akan menampilkan perpaduan seni peran dan untaian paduan suara, musik dan tari. Sekitar 150 pemain dikerahkan dan 55 lagu batak akan disenandungkan dalam opera ini.

Sedangkan harga tiket presale dibandrol mulai dari harga Rp 200 ribu sampai Rp 1 juta. Tiket dapat dibeli lewat Gorga House, yang terletak di Komplek Bulog Blok B-29, jalan Haji Ten Kayu Putih. Bila tiket masih tersisa maka akan dijual lewat tiket box di Senayan.

Arga Do Bona ni Pinasa mengisahkan perjalanan seorang pemuda daerah bernama Gorga yang tidak mensyukuri keindahan tanah kelahirannya, malah sebaliknya dia merasa rendah diri dengan keadaan daerah asalnya, tanah batak.

Lalu Gorga pun merantau melangang buana ke penjuru dunia. Dari perantauannya tersebut dia menyadari bahwa seindah-indahnya negeri orang, kampung halaman orang sendiri lebih indah.
Mau berdiskusi mengenai topik - topik terkini klik saja di Forum ghiboo

trans
trans

Ghiboo.com member of MRA

The Real Lifestyle & Entertainment